Well, 15 menit sudah nahan nangis sepanjang perjalanan pulang ke rumah. No, theres no drama tonight just a silly big girl thanking god so much for everything she had.
Malam ini-jam 11- gue beli koran sore dari penjual koran di perempatan pekayon. Yup, bapak tua yang gue kenal-lihat-tau sejak mulai rajin pulang malam-kerja 6 tahun yang lalu. Entah, seorang yang setia dengan pekerjaannya atau memang itu yang harus dia lakukan tanpa ada pilihan lainnya.
Bapak tua yang tidak mau gue kasih uang begitu saja tanpa membeli koran dagangannya. Bapak tua yang sekarang udah kelihatan banget capeknya sementara dulu-6 tahun lalu- masih kelihatan gagah-kuat menjajakan koran dari mobil yang satu ke mobil lainnya.
Maaf pak, tidak bisa setiap hari bertukar rejeki, maaf juga kadang saya hanya memberikan lambaian dengan alasan tidak ada uang ‘receh’.
Terimakasih karena malam ini telah berbagi -entah apa disebutnya insight- dan ya, saya merasa bersyukur teramat sangat akan segala yang ada. Terimakasih sekali lagi.
Hopefully masih bisa berbagi rejeki ya pak, saya butuh koran sorenya lho…
Really, giving is the new taking. Berbagi ga akan mengurangi rejeki. Good night.







